ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR NEGERI 060877 MEDAN: TANTANGAN DAN SOLUSI

Penulis

  • Widya Utami Universitas Negeri Medan
  • Cahya Sumantri Universitas Negeri Medan
  • Nur Aini Zamri Universitas Negeri Medan
  • Sartika Putri Ruth Angel Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Yoel Martua Sipahutar Universitas Negeri Medan
  • Sela Maranata Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Kesalahan Berbahasa, Bahasa Indonesia, Pendidikan Dasar, Literasi, Pembelajaran Bahasa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di SDN 060877 Medan dan mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sebagai bahasa resmi dan nasional, bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam pendidikan dan komunikasi, namun banyak siswa sekolah dasar yang masih melakukan kesalahan, terutama dalam ejaan, pemilihan kata, dan penyusunan kalimat, yang dipengaruhi oleh bahasa daerah dan media sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi yang menyatukan berbagai latar belakang etnis, banyak siswa kesulitan menggunakan bahasa yang formal dan tepat. Solusi yang diusulkan mencakup penerapan pembelajaran interaktif, kegiatan literasi, penggunaan sumber daya belajar yang relevan, serta penguatan melalui latihan menulis dan umpan balik konstruktif. Peran guru sangat penting dalam menanamkan pemahaman yang baik tentang bahasa Indonesia dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa nasional, sehingga diharapkan kesalahan berbahasa dapat diminimalkan dan kemampuan berbahasa siswa dapat ditingkatkan secara signifikan.

This study aims to analyze Indonesian language usage errors at SDN 060877 Medan and find solutions to overcome the problem. As the official and national language, Indonesian has an important role in education and communication, but many elementary school students still make mistakes, especially in spelling, word choice, and sentence construction, which are influenced by local languages and social media. The method used is qualitative with a descriptive approach, through in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that although Indonesian serves as a communication tool that unites various ethnic backgrounds, many students struggle to use formal and precise language. Proposed solutions include the implementation of interactive learning, literacy activities, the use of relevant learning resources, as well as reinforcement through writing practice and constructive feedback. The role of the teacher is crucial in instilling a good understanding of Indonesian and fostering a sense of pride in the national language, so it is hoped that language errors can be minimized and students' language skills can be significantly improved.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30