PENGARUH KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PEMBELAJARAN SISWA/I SMP NEGERI 27 MEDAN
Kata Kunci:
Kurikulum Merdeka, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Tingkat Kepuasan Siswa, Metode Campuran, Smp Negeri 27 MedanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 27 Medan. Menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method), penelitian ini menggabungkan analisis kuantitatif dari hasil angket Google Form dengan analisis kualitatif dari respon terbuka siswa. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa dengan komposisi 17 siswa laki-laki dan 33 siswa perempuan, berasal dari kelas VII (21 siswa) dan kelas VIII (29 siswa), dengan latar belakang agama Islam (44 siswa) dan Kristen (6 siswa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka melalui Projek P5 memiliki pengaruh positif terhadap pengalaman belajar siswa, dengan tingkat kepuasan rata-rata 76,8%. Analisis kualitatif mengungkapkan bahwa aspek kolaborasi, kreativitas, dan pembelajaran berbasis projek menjadi faktor utama kepuasan siswa. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks pendidikan menengah pertama.
This study aims to analyze the level of student satisfaction with the Pancasila Student Profile (P5) Strengthening Project in the implementation of Merdeka Curriculum at SMP Negeri 27 Medan. Using a mixed method approach, this study combines quantitative analysis of Google Form questionnaire results with qualitative analysis of students' open-ended responses. The research sample consisted of 50 students with a composition of 17 male students and 33 female students, from class VII (21 students) and class VIII (29 students), with Islamic (44 students) and Christian (6 students) religious backgrounds. The results showed that the implementation of Merdeka Curriculum through Project P5 had a positive influence on students' learning experience, with an average satisfaction level of 76.8%. Qualitative analysis reveals that aspects of collaboration, creativity, and project-based learning are the main factors of student satisfaction. This research provides valuable insights for the development of Merdeka Curriculum implementation in the context of junior secondary education.