KORELASI VARIABEL KETENAGAKERJAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KECAMATAN TELUK MUTIARA KABUPATEN ALOR

Penulis

  • Yuliana Olidjahi Universitas Nusa Cendana
  • Arfita Rahmawati Universitas Nusa Cendana
  • Bella Theo Tomi Pamungkas Universitas Nusa Cendana

Kata Kunci:

Korelasi, Pengangguran, UMKM

Abstrak

Kabupaten Alor berdasarkan hasil sakernas agustus 2023 sebesar 80,84%, lebih tinggi dibandingkan agustus 2022 yaitu sebesar 75,07%. Hal ini juga berpengaruh pada jumlah kemiskinan di Kabupaten Alor pada Agustus 2023 sebesar 3,10 ribu jiwa, meningkat sebesar 0,56 ribu jiwa dibandingkan penganggur pada Agustus 2022 yang sebanyak 2,54 ribu jiwa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Mengidentifikasi deskripsi pengangguran Di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor Berdasarkan Usia Menganalisis pengaruh ketenagakerjaan usaha mikro, kecil dan menengah terhadap tingkat pengangguran Di Kecamata Teluk Mutiara Kabupaten Alor. Teknik Analisis Data Regresi Linear Berganda adalah hubungan antara dua variabel atau lebih, juga menunjukkan arah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen. Sehingga bisa membedakan antara variabel independen dengan variabel dependen. Y α + β1 X1 + β2 X2 + ε. Berdasarkan hasil penelitian di kecamatan Teluk Mutiara mengetahui bahwa tingkat angka pegangguran bagi perempuan lebih besar dibandingkan dengan laki-laki. Tingginya angka pengangguran pada perempuan sebesar 87 jiwa dan bagi laki-laki 33 jiwa. Pengangguran diusia 20 sampai 24 tahun lebih besar dibandingkan pada usia 25 sampai 29 tahun, hal ini dibuktikan dengan data penelitian yang menunjukkan bahwa angka pengangguran sebesar 32 jiwa yang menganggur. Usaha Mikro Kecil dan Menengah sangat berpengaruh dalam mengurangi angka pengangguran. Semakin berkembangnya usaha mikro kecil dan menengah tingkat pengangguran akan mengalami penurunan. Dalam hal ini UMKM sangat berperan dalam menurukan tingkat pengangguran yang ada di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor.

Alor Regency based on the results of the August 2023 Sakernas was 80.84%, higher than August 2022 which was 75.07%. This also affected the number of poor people in Alor Regency in August 2023 of 3.10 thousand people, an increase of 0.56 thousand people compared to the unemployed in August 2022 which was 2.54 thousand people. The purpose of this study was to Identify the description of unemployment in Teluk Mutiara District, Alor Regency Based on Age Analyze the influence of micro, small and medium business employment on the unemployment rate in Teluk Mutiara District, Alor Regency. Multiple Linear Regression Data Analysis Technique is the relationship between two or more variables, also shows the direction of the relationship between the dependent variable and the independent variable. So that it can distinguish between the independent variable and the dependent variable. Y α + β1 X1 + β2 X2 + ε. Based on the results of the study in Teluk Mutiara sub-district, it is known that the unemployment rate for women is higher than for men. The high unemployment rate for women is 87 people and for men 33 people. Unemployment at the age of 20 to 24 years is greater than at the age of 25 to 29 years, this is evidenced by research data showing that the unemployment rate is 32 people who are unemployed. Micro, Small and Medium Enterprises are very influential in reducing unemployment. The more micro, small and medium enterprises develop, the unemployment rate will decrease. In this case, MSMEs play a very important role in reducing the unemployment rate in Teluk Mutiara Sub-district, Alor Regency.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-30