PENGUATAN MORAL DAN AKHLAK PESERTA DIDIK MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Kata Kunci:
Pembelajaran Moral, Pendidikan Agama Islam, Cooperative Learning, STAD, Akhlak Peserta DidikAbstrak
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan akhlak peserta didik. Namun, praktik pembelajaran PAI di sekolah masih cenderung berorientasi kognitif dan kurang menyentuh internalisasi nilai moral dalam perilaku nyata siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual dan empiris bagaimana model cooperative learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dapat digunakan sebagai pendekatan pembelajaran moral dalam mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi serta buku rujukan utama yang relevan, terutama terbit dalam lima hingga enam tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, tahapan, serta implikasi penerapan STAD dalam pembelajaran moral PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa model STAD efektif dalam mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan perilaku moral melalui kerja sama kelompok, interaksi sosial, tanggung jawab individual, dan refleksi bersama. Implementasi STAD dalam pembelajaran PAI memungkinkan peserta didik tidak hanya memahami nilai moral secara konseptual, tetapi juga menginternalisasikannya melalui pengalaman belajar yang kolaboratif dan kontekstual. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis berupa penguatan model pembelajaran moral berbasis cooperative learning serta kontribusi praktis bagi guru PAI dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan karakter peserta didik.


