PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Nabilatun Nada Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Nur Fatimah Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Sayyidah Hanifah Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Wafiq Azizah Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim
  • Iin Gusmana Institut Sains Al-Qur'an Syekh Ibrahim

Kata Kunci:

Pendidikan Kewarganegaraan, Karakter, Era Digital, Etika Digital

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi membawa generasi muda ke era digital yang penuh peluang dan tantangan, termasuk risiko hoaks, cyberbullying, dan melemahnya identitas nasional. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berperan strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan adaptif, melalui integrasi nilai-nilai Pancasila, pembelajaran berbasis proyek, penguatan literasi digital, kolaborasi guru-orang tua, dan pemanfaatan teknologi interaktif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis konsep, teori, dan praktik implementasi PKn dalam pembentukan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PKn yang adaptif dan kolaboratif efektif membekali generasi muda menghadapi era digital secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.

The development of information technology has brought the younger generation into a digital era full of opportunities and challenges, including the risks of hoaxes, cyberbullying, and weakening national identity. Civic Education (PKn) plays a strategic role in shaping young people’s character to be intelligent, integrity-driven, and adaptive, through the integration of Pancasila values, project-based learning, strengthening digital literacy, collaboration between teachers and parents, and the use of interactive technology. This study employs a library research method to analyze the concepts, theories, and practices of implementing PKn in character building. The results indicate that adaptive and collaborative PKn learning strategies effectively equip the younger generation to face the digital era wisely, critically, and responsibly.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30