ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL DAN PARTISIPASI SISWA DALAM MENJAWAB PERTANYAAN MATEMATIKA

Penulis

  • Hanifah El Faizah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Tatang Herman Universitas Pendidikan Indonesia
  • Aan Hasanah Universitas Pendidikan Indonesia

Kata Kunci:

Kecerdasan Emosional, Partisipasi Siswa, Matematika

Abstrak

Kecerdasan emosional merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi perilaku belajar siswa, termasuk keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan guru di kelas. Banyak siswa yang memahami materi yang sedang dipelajari namun enggan menjawab karena malu, cemas, atau takut salah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecerdasan emosional siswa serta melihat keterkaitannya dengan partisipasi siswa dalam menjawab pertanyaan matematika. Penelitian menggunakan metode campuran sederhana dengan angket skala Likert 1–4 dan wawancara semi-terstruktur. Hasil angket menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki kecerdasan emosional pada kategori tinggi. Temuan wawancara mengungkap bahwa regulasi emosi, kepercayaan diri, dan motivasi menjadi indikator utama yang membedakan partisipasi siswa dalam kelas. Siswa dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung lebih berani, stabil, dan adaptif, sedangkan siswa dengan kecerdasan emosional rendah menunjukkan kecenderungan menghindar meskipun memahami materi. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan emosional berperan signifikan dalam membentuk keberanian siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran matematika.

Emotional intelligence is an important factor that can influence students’ learning behavior, including their confidence in answering teachers’ questions during classroom activities. Many students understand the learning material but hesitate to respond due to feelings of embarrassment, anxiety, or fear of making mistakes. This study aims to describe the level of students’ emotional intelligence and examine its relationship with their participation in answering mathematics questions. The research employed a simple mixed-methods approach using a Likert scale questionnaire (1–4) and semi-structured interviews. The questionnaire results indicated that most students had a high level of emotional intelligence. Interview findings revealed that emotional regulation, self-confidence, and motivation were the key indicators distinguishing students’ classroom participation. Students with high emotional intelligence tended to be more confident, stable, and adaptive, while those with lower emotional intelligence were more likely to avoid responding even when they understood the material. These findings confirm that emotional intelligence plays a significant role in shaping students’ willingness to participate in mathematics learning.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30