IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGRI II KARAWANG TIMUR
Kata Kunci:
Strategi Pembelajaran Aktif, Partisipasi Siswa, Kurikulum MerdekaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam penerapan kurikulum merdeka. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru sebagai subjek penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran aktif seperti, diskusi kelompok, penggunaan media audio-visual, observasi langsung, dan penugasan yang telah disesuaikan dengan kemampuan siswa. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mengarahkan, dan memotivasi siswa agar lebih aktif dan mandiri dalam proses pembelajaran. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kepercayaan diri, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Meski demikian, penerapan pembelajaran yang aktif menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas pembelajaran, rendahnya motivasi siswa, serta karakter siswa yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran yang lebih kreatif serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai supaya pembelajaran aktif dalam kurikulum merdeka dapat berjalan dengan lebih optimal.
This study aims to analyze the implementation of active learning strategies in enhancing student participation in the implementation of the merdeka curriculum. The research employed a qualitative method with a descriptive approach. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation of teachers as the research subjects. The results of the study indicate that teachers have implemented various active learning, such as group discussions, the use of audio-visual media, direct observation, and assignments tailored to students’ abilities. In practice, teachers act as facilitators who guide, direct, and motivate students to be more active and independent in the learning process. These strategies have proven effective in enhancing student engagement, self-confidence, and participation throughout the learning process. However, the implementation of active learning faces several challenges, such as limited learning facilities, low student motivation, and diverse student characteristics. Therefore, innovative and more creative teaching methods, along with adequate support in terms of facilities and infrastructure, are needed to ensure that active learning within the merdeka curriculum can be implemented more effectively.




