ANALISIS KETERSEDIAAN PERPUSTAKAAN KOLEKSI TERHADAP PRESTASI MAHASISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Kata Kunci:
Ketersediaan Koleksi Perpustakaan, Prestasi Akademik Mahasiswa, Pemanfaatan Koleksi, Systematic Literature Review, Library PreservationAbstrak
Tujuan penelitian. Penelitian ini secara sistematis mengkaji literatur tentang pengaruh ketersediaan koleksi perpustakaan terhadap prestasi akademik mahasiswa, dengan fokus pada identifikasi pola pengaruh, faktor-faktor yang memoderasi hubungan, serta peran ilmu perpustakaan dan informasi dalam memastikan keberlanjutan akses terhadap koleksi yang mendukung prestasi akademik. Metode penelitian. Menggunakan kerangka prisma (preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), data dikumpulkan dari database artikel ilmiah yang membahas pengaruh ketersediaan koleksi perpustakaan terhadap prestasi mahasiswa. Kata kunci yang digunakan meliputi "ketersediaan koleksi perpustakaan", "prestasi akademik mahasiswa", "pemanfaatan koleksi", dan "library collection availability". Dari hasil penelusuran awal, ditemukan 95 artikel yang membahas topik terkait. Setelah melalui tahap seleksi duplikasi, pemilihan bahasa, dan rentang publikasi (2010–2025), diperoleh 10 artikel peer-review yang dianalisis lebih lanjut. Analisis data. Artikel yang terpilih dianalisis secara tematik dengan fokus pada dimensi teknis (jenis koleksi, aksesibilitas), dimensi kelembagaan (kebijakan perpustakaan, dukungan institusi), dan dimensi sosio-teknis (literasi informasi, perilaku pencarian informasi). Analisis juga mengkaji penerapan prinsip fair (findable, accessible, interoperable, reusable) dalam pengelolaan koleksi perpustakaan. Hasil penelitian. Temuan mengungkap tiga dimensi utama pengaruh ketersediaan koleksi terhadap prestasi mahasiswa: (1) pengaruh langsung ketersediaan koleksi terhadap prestasi akademik berkisar antara 30% hingga 85%; (2) faktor moderasi yang memperkuat hubungan meliputi perceived usefulness, frekuensi pemanfaatan, literasi informasi, dan dukungan dosen; (3) tantangan utama meliputi ketidaksesuaian koleksi dengan kurikulum, koleksi tidak mutakhir, keterbatasan fasilitas, dan kompetensi sdm pustakawan. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan multidisiplin yang mengintegrasikan inovasi teknis (koleksi hybrid), kolaborasi kelembagaan, dan peningkatan kompetensi pustakawan sangat penting untuk mengoptimalkan pengaruh ketersediaan koleksi terhadap prestasi mahasiswa. Rekomendasi meliputi pengembangan kerangka standar koleksi, peningkatan peran pustakawan sebagai data steward, dan penguatan kolaborasi lintas program studi. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi preservasi koleksi real-time dan implikasi etis dari akses jangka panjang terhadap koleksi digital.




