PERAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN PESERTA DIDIK
Kata Kunci:
Media Digital, Pembelajaran Ekonomi, Literasi Keuangan, Peserta DidikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media digital dalam pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan siswa di SMAN 10 Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan yang terlibat dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, pengajar ekonomi, dan siswa yang dipilih secara sengaja. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital yang paling umum dipakai dalam pengajaran ekonomi adalah PowerPoint dan Canva. Penggunaan media digital memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi ekonomi dengan cara yang lebih nyata, menarik, dan interaktif, sehingga membantu meningkatkan pemahaman literasi keuangan. Selain itu, media digital juga mendorong minat belajar, meningkatkan partisipasi, serta keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam penerapan media digital, seperti terbatasnya akses internet, perbedaan tingkat kemampuan literasi digital siswa, serta keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pengajaran. Dengan kata lain, media digital memiliki peran krusial dalam memperkuat pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan literasi keuangan siswa.
This study aims to analyze the role of digital media in economics learning to improve students' financial literacy skills at SMAN 10 Tasikmalaya. The method used in this study was qualitative with a case study approach. The informants involved in this study consisted of the principal, economics teachers, and students who were selected purposively. Data were collected through observation, interviews, and document collection. The data analysis technique used followed the model of Miles, Huberman, and Saldaña (2014), which includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validation was carried out through triangulation of sources and techniques. The results showed that the most commonly used digital media in economics teaching were PowerPoint and Canva. The use of digital media makes it easier for students to understand economics material in a more realistic, engaging, and interactive way, thus helping to improve financial literacy. In addition, digital media also encourages learning interest, increases student participation, and engagement during the learning process. However, there are several challenges faced in implementing digital media, such as limited internet access, differences in students' digital literacy skills, and teachers' skills in utilizing technology in teaching. In other words, digital media has a crucial role in strengthening economic learning to improve students' financial literacy.




