EVALUASI PERAN GENERASI Z DALAM IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK PENDIDIKAN BERKUALITAS DI INDONESIA

Penulis

  • Farhati Silvia Universitas Negeri Surabaya
  • Achmad Al Busthomi Universitas Negeri Surabaya
  • Indah Prabawati Universitas Negeri Surabaya
  • Firre An Suprapto Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Generasi Z, Implementasi, Teknologi Digital, SDGs, Pendidikan Berkualitas

Abstrak

Pendidikan berkualitas, sebagai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) keempat, menuntut transformasi sistem pendidikan di Indonesia agar menjadi inklusif dan merata. Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 dan 2012 dan dikenal sebagai generasi digital native, memegang peran strategis sebagai agen perubahan dalam penerapan teknologi digital untuk mewujudkan pendidikan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Generasi Z dalam penerapan teknologi digital guna mendorong terwujudnya pendidikan berkualitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Analisisnya memanfaatkan kerangka teori implementasi kebijakan George C. Edward III (1980), yang mencakup empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z mampu berperan sebagai komunikator kebijakan digital yang efektif, memiliki literasi digital yang tinggi sebagai sumber daya utama, dan menunjukkan karakter adaptif terhadap teknologi. Namun, optimalisasi peran tersebut masih terhambat oleh ketimpangan infrastruktur digital antardaerah serta koordinasi kelembagaan yang lemah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan. Sinergi antara peran aktif Generasi Z dan kebijakan pendidikan digital yang komprehensif merupakan kunci untuk mewujudkan pendidikan inklusif dan berkualitas di Indonesia.

Quality education as the fourth goal of the Sustainable Development Goals (SDGs) demands an inclusive and equitable transformation of the education system in Indonesia. Generation Z, born between 1997 and 2012 and known as digital natives, occupies a strategic position as agents of change in the implementation of digital technology for quality education. This article aims to evaluate the role of Generation Z in implementing digital technology to promote quality education in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a library research method. The analysis was conducted using George C. Edward III's (1980) policy implementation theory framework, encompassing four variables: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The findings indicate that Generation Z is capable of serving as effective communicators of digital education policy, possessing high digital literacy as a key human resource asset, and demonstrating adaptive character toward technology. However, the optimization of their role remains constrained by uneven digital infrastructure across regions and weak institutional coordination among central government, regional governments, and educational institutions. The synergy between the active role of Generation Z and comprehensive digital education policy is the key to realizing inclusive and quality education in Indonesia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31