ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM BERITA YANG DIUNGGAH PADA INSTAGRAM "PEKALONGANINFO" DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Penulis

  • Lia Adibah Universitas Pekalongan
  • Andini Novia Safitri Universitas Pekalongan
  • Erwan Kustriyono Universitas Pekalongan
  • Etika Widi Utami Universitas Pekalongan

Kata Kunci:

Analisis Kesalahan Berbahasa, Instagram, Berita, Pembelajaran Bahasa Indonesia, SMA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa yang terdapat dalam berita yang diunggah pada akun Instagram @pekalonganinfo serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari 16 unggahan pada periode 1 Februari hingga 30 Maret 2026. Hasil penelitian menemukan tujuh kategori kesalahan berbahasa, yaitu: (1) ambiguitas referensi pronomina, (2) kata tidak baku, (3) kata asing tanpa padanan bahasa Indonesia, (4) kesalahan tanda baca, (5) pemborosan kata, (6) diksi yang kurang tepat, dan (7) singkatan tanpa kepanjangan. Temuan ini memiliki implikasi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA, khususnya pada materi teks berita, dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar autentik untuk mengembangkan kesadaran berbahasa serta literasi kritis siswa.

This study aims to describe language errors found in news uploaded on the Instagram account @pekalonganinfo and their implications for Indonesian language learning at the senior high school (SMA) level. The research was conducted using a descriptive qualitative method. Data were collected from 16 posts published during the period of 1 Februari to March 30, 2026. The results revealed seven categories of language errors: (1) ambiguous pronoun reference, (2) non-standard words, (3) loanwords without Indonesian equivalents, (4) punctuation errors, (5) word redundancy, (6) imprecise diction, and (7) abbreviations without full forms. These findings have implications for Indonesian language learning at the SMA level, particularly in news text material, and can serve as authentic teaching material to develop students' language awareness and critical literacy.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29