PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KARTU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS II SDK SANTO YOSEPH 3 NAIKOTEN KOTA KUPANG
Kata Kunci:
Media Kartu Huruf, Membaca Permulaan, Bahasa IndonesiaAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SDK Santo Yoseph 3 Naikoten Kota Kupang. Kemampuan membaca permulaan merupakan dasar penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi penunjang utama dalam memahami mata pelajaran lain. Namun, pada kenyataannya masih ditemukan siswa yang belum mampu mengenal huruf dengan baik, membaca suku kata secara lancar, maupun memahami kata sederhana. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik sehingga siswa mudah merasa bosan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SDK Santo Yoseph 3 Naikoten Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 33 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes membaca permulaan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai t-hitung sebesar 6,607 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Penggunaan media kartu huruf mampu membantu siswa mengenal huruf, membaca suku kata, menyusun kata, dan meningkatkan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media kartu huruf efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
This research was motivated by the low initial reading ability of second grade students at SDK Santo Yoseph 3 Naikoten, Kupang City. Initial reading ability is an important foundation for elementary school students because it becomes the main support in understanding other subjects. However, in reality, there are still students who are not able to recognize letters properly, read syllables fluently, or understand simple words. This condition is influenced by the lack of interesting learning media, causing students to feel bored easily during the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of letter card learning media on the initial reading ability in Indonesian language subjects of second grade students at SDK Santo Yoseph 3 Naikoten, Kupang City. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental research design using the Nonequivalent Control Group Design. The research sample consisted of 33 students divided into an experimental class and a control class. Data collection techniques used initial reading tests and documentation. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the Independent Sample T-Test with the help of SPSS version 26. The results of the study showed that there was a significant effect of the use of letter card media on students’ initial reading ability. This was proven by the hypothesis test results which obtained a t-value of 6.607 with a significance value of 0.000 < 0.05. The use of letter card media was able to help students recognize letters, read syllables, arrange words, and increase students’ learning motivation during the learning process. Thus, letter card media is effectively used to improve the initial reading ability of elementary school students.




