PHUBBING BEHAVIOR IN TEENAGERS
Kata Kunci:
Perilaku, Remaja, PhubbingAbstrak
Phubbing adalah perilaku di mana individu terlalu sibuk menggunakan smartphone sehingga mengabaikan orang lain saat berinteraksi sebagai bentuk pelarian dari interaksi yang sedang berlangsung. Jika dilakukan secara terus-menerus, terutama pada masa remaja, hal ini dapat merusak hubungan interpersonal dan kedekatan emosional dengan orang-orang terdekat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Skala Perilaku Phubbing pada Remaja berdasarkan teori dari Chotpitayasunondh, Douglas, dan lainnya. Dengan menggunakan teknik non-probability sampling, penelitian melibatkan 254 responden dari berbagai wilayah di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah skala Likert yang mencakup empat aspek: Gangguan Komunikasi, Obsesif terhadap Ponsel, Kontrol Diri, dan Penalaran yang Buruk. Uji validitas dilakukan oleh empat rater menggunakan teknik Aiken Content Validity Index (CVI), menghasilkan 91 item yang valid atau cukup valid. Analisis reliabilitas menggunakan formula Cronbach’s Alpha menghasilkan skor 0,815, menunjukkan reliabilitas yang memadai. Instrumen ini memiliki karakteristik psikometrik yang baik sehingga layak digunakan untuk mengukur Perilaku Phubbing pada remaja.
Phubbing refers to behavior where individuals excessively use their smartphones, ignoring others during interactions as a form of escapism. If persistent, especially in adolescence, it can harm interpersonal relationships and emotional closeness. This study aims to develop a Phubbing Behavior Scale for Adolescents based on theories by Chotpitayasunondh, Douglas, and others. Using non-probability sampling, 254 respondents from various Indonesian regions participated. The instrument, a Likert scale, assesses four aspects: Communication Disorders, Cell Phone Obsession, Self-Control, and Poor Reasoning. Validity was tested with four raters using the Aiken Content Validity Index (CVI), yielding 91 valid or moderately valid items. Reliability analysis with Cronbach's Alpha yielded a score of 0.815, indicating sufficient reliability. This instrument demonstrates good psychometric properties and is suitable for measuring adolescent phubbing behavior.