ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM
Kata Kunci:
Kemampuan Literasi, Kemampuan Numerasi, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Sekolah MenengahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas X-6 di SMA Negeri 2 Medan dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang merupakan bagian dari kebijakan "Merdeka Belajar". Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Data kuantitatif diperoleh melalui hasil tes literasi dan numerasi yang dikerjakan oleh siswa, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi pelaksanaan AKM dan wawancara dengan siswa, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa lebih baik dibandingkan kemampuan numerasi, dengan rata-rata persentase ketercapaian sebesar 79%. Meskipun pelaksanaan AKM di SMA Negeri 2 Medan telah berjalan cukup baik, sebagian besar siswa mengaku kesulitan dalam soal numerasi, terutama soal uraian dan perhitungan. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman terhadap numerasi perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran di masa mendatang.
This study aims to analyze the literacy and numeracy skills of grade X-6 students at SMA Negeri 2 Medan in the implementation of the Minimum Competency Assessment (AKM), which is part of the "Merdeka Belajar" policy. This research uses a qualitative approach with data collected through observations, interviews, tests, and documentation. Quantitative data was obtained from the literacy and numeracy tests completed by students, while qualitative data was collected through observations of the AKM implementation and interviews with students, teachers, and the school principal. The results show that students' literacy skills are better than their numeracy skills, with an average achievement percentage of 79%. Although the AKM implementation at SMA Negeri 2 Medan has been quite successful, most students reported difficulties with numeracy questions, especially the open-ended and calculation problems. These findings suggest that improving students' understanding of numeracy should be a focus in future learning processes.