MELESTARIKAN TENUN ULOS. : TRADISI, INOVASI DAN TANTANGAN DI ERA MODREAN DI GALERI ULOS SIANIPAR

Penulis

  • Mitri Niat Nazara Universitas Negeri Medan
  • Syafira Nurul Hidayati Universitas Negeri Medan
  • Yesi Sellia Br. Sembiring Universitas Negeri Medan
  • Firyal Nayla Mumtaz Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Ulos, Sumatera Utara, Budaya Indonesia

Abstrak

Tenun ulos adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang berasal dari masyarakat Batak di Sumatera Utara. Sebagai warisan budaya, ulos memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilai tradisional, seperti kebersamaan, penghormatan, dan spiritualitas Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara untuk mengeksplorasi nilai tradisional dan modern dalam tenun ulos sebagai warisan budaya di Galeri Tenun Ulos Sianipar. Proses pembuatan ulos secara tradisional masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang diwariskan dari generasi ke generasi. Meski memakan waktu, hasilnya memiliki keunikan yang sulit ditandingi.

Ulos weaving is one of Indonesia's cultural riches originating from the Batak people in North Sumatra. As a cultural heritage, ulos has a deep meaning that reflects traditional values, such as togetherness, respect, and spirituality. This study uses a qualitative approach with an interview method to explore traditional and modern values in ulos weaving as a cultural heritage at the Sianipar Ulos Weaving Gallery. The process of making ulos traditionally still uses a non-machine loom (ATBM) which is passed down from generation to generation. Although it takes time, the results have a uniqueness that is difficult to match.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30