DINAMIKA PERAJIN ULOS GALERI SIANIPAR DI TENGAH GLOBALISASI: TANTANGAN DAN PELUANG DALAM MEMPERTAHANKAN KEASLIAN ULOS

Penulis

  • Shella Yolanda Lubis Universitas Negeri Medan
  • Silvi Melvyana Universitas Negeri Medan
  • Zuhaira Nabila Nasution Universitas Negeri Medan
  • Cintiya Rumondang Manurung Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Kain Ulos, Galeri Ulos Sianipar, Globalisasi, Pelestarian Budaya, Inovasi

Abstrak

Kain Ulos merupakan bagian dari budaya suku Batak yang memiliki nilai simbolik dan budaya yang mendalam serta menjadi identitas masyarakatnya. Di era globalisasi, pengrajin Ulos menghadapi tantangan untuk menjaga orisinalitas motif dan nilai tradisional kain ini, sembari memanfaatkan peluang pasar melalui inovasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika Galeri Ulos Sianipar di Medan, Sumatera Utara, dalam melestarikan keaslian Ulos dan strategi yang diterapkan untuk menghadapi modernisasi. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan wawancara mendalam dan observasi langsung di Galeri Ulos Sianipar. Hasil penelitian mengungkap bahwa galeri ini memadukan elemen tradisional dengan inovasi melalui strategi pemasaran online dan offline, seperti mengikuti pameran, memanfaatkan media sosial, serta bekerja sama dengan berbagai pihak. Tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga orisinalitas motif Ulos tanpa mengorbankan nilai budayanya di tengah tren pasar modern. Kesimpulannya, Galeri Ulos Sianipar berhasil menghadapi globalisasi dengan mengutamakan inovasi yang berakar pada tradisi. Pendekatan ini dapat menjadi inspirasi penting dalam upaya pelestarian budaya lokal di era globalisasi.

Ulos is a traditional cultural heritage of the Batak ethnic group, renowned for its profound symbolic and cultural significance, and it serves as a core identity for the Batak people. In the era of globalization, Ulos artisans face challenges in safeguarding the originality of its motifs and traditional values while capitalizing on market opportunities through innovation and digitalization. This study explores the dynamics of Sianipar Ulos Gallery in Medan, North Sumatra, in preserving the authenticity of Ulos and strategies implemented to adapt to modernization. This research adopts a qualitative approach, incorporating in-depth interviews and direct observations conducted at Sianipar Ulos Gallery. The results reveal that the gallery integrates traditional elements with innovation through both online and offline marketing strategies, such as participating in exhibitions, utilizing social media platforms, and collaborating with various partners. The primary challenge is maintaining the authenticity of Ulos motifs without compromising its cultural essence in response to modern market trends. In conclusion, Sianipar Ulos Gallery effectively addresses globalization by emphasizing tradition-based innovation. This approach exemplifies a significant effort in preserving local culture in the face of global modernization.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30