MANFAAT GAS HIDROGEN DAN SENYAWANYA

(BENEFITS OF HYDROGEN GAS AND ITS COMPOUNDS)

Penulis

  • Miranda Putri Anggiani Sitorus Universitas Negeri Medan
  • Putri Mardiah Dongoran Universitas Negeri Medan
  • Finisman Widodo Hura Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Hidrogen, Gas Hidrogen, Energi Surya Elektrolit, Energi

Abstrak

Hydrogen gas is the lightest element and the simplest chemical element with one proton and one electron. Hydrogen gas was chosen as fuel because hydrogen gas does not produce COx emissions like hydrocarbon fuels in general. Final energy requirements per type are still dominated by fuel energy use. The transportation sector is the largest energy user among other sectors. Almost the majority of the energy used in the transportation sector uses fuel. Therefore, it is necessary to substitute fuel for hydrogen energy as an alternative energy for the transportation sector. The large potential of solar energy and wind energy in Indonesia and the development of increasingly efficient and cheap technology mean that hydrogen production can be carried out using the electrolysis method which is easy to implement and cheap to produce for the future. Large-scale hydrogen production using water electrolysis requires a large supply of water. Therefore, the potential for sea water in Indonesia can be used as a substitute raw material for fresh water. The use of hydrogen with fuel cells can be used as a source of electrical energy for modes of transportation such as electric cars and electric motorbikes which are currently starting to develop.

Gas hidrogen merupakan unsur teringan dan unsur kimia yang paling sederhana dengan satu proton dan satu elektron. Gas hidrogen dipilih sebagai bahan bakar dikarenakan gas hidrogen tidak menghasilkan emisi COx seperti bahan bakar hidrokarbon umumnya. Kebutuhan energi final per jenis masih didominasi oleh penggunaan energi BBM. Sektor transportasi merupakan pengguna energi terbesar diantara sektor-sektor lainnya. Energi yang digunakan pada sektor transportasi hamper mayoritas menggunakan BBM. Oleh karena itu perlu dilakukan subtititusi BBM ke energi hidrogen sebagai energi alternatif untuk sektor transportasi. Besarnya potensi energi surya dan energi angin di Indonesia serta perkembangan teknologinya yang semakin efisien dan murah maka produksi hidrogen dapat dilakukan menggunakan metode elektrolisis yang mudah diterapkan dan murah untuk diproduksi untuk masa depan. Produksi Hidrogen skala besar menggunakan Elektrolisis air membutuhkan banyak supplai air. Oleh karena itu potensi air laut di Indonesia dapat digunakan sebagai bahan baku subtitusi air tawar. Pemanfaatan Hidrogen dengan fuel cell dapat digunakan sebagai sumber energi listrik untuk moda transportasi seperti mobil listrik dan sepeda motor listrik yang saat ini mulai berkembang.

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-31