PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI GANGGUAN DISLEKSIA PADA ANAK DI DESA SIDANG EMAS KABUPATEN BANYUASIN
Kata Kunci:
Peran Orang Tua, Disleksia, Sekolah Dasar (SD)Abstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mengatasi gangguan disleksia pada anak di Desa Sidang Emas Kabupaten Banyuasin. Jenis penelitian ini berupa jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari orang tua, anak, dan satu guru yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan terdapat 5 indikator yang digunakan yaitu pemenuhan fasilitas belajar di rumah yang masih belum mewadai pemenuhanya, tidak adanya fasilitas yang di sediakan oleh orang tua untuk kegiatan belajar anak di rumah. Aspek lingkungan belajar di rumah yang masih belum terpenuhi mulai dari kurangnta pengetahuan terkait pengasuhan anak, pendampingan belajar anak dirumah, dukungan keluarga dalam belajar dan jadwal belajar dirumah. Aspek kemampuan anak yang masih dikatakan mengalami keterlambatan dalam proses kemampuan menulis dan disipilin. Aspek kemampuan bahasa pada anak yang masih tergolong mengalami kesulitan dalam membaca dan jarangnya melakukan diskusi bersama keluarga terkait tugas, aspek pengenalan huruf dikatakan cukup karena anak sudah mulai bisa mengenal huruf dan angka, Namun belum terlalu lancar untuk menyebutkan huruf alfabet dikarenakan sering mengalami keliru dalam penyebutanya.
Abstract
This research aims to describe the role of parents in overcoming dyslexia disorders in children in the Gold Court Village, Banyuasin Regency. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The research subjects consisted of parents, children, and one teacher who taught at an elementary school (SD). Data collection was carried out through observation and interviews. Showed that there were 5 indicators used, namely the fulfillment of learning facilities at home which still did not accommodate the lack of facilities provided. aspects of the home learning environment that are still not fulfilled, starting from a lack of knowledge regarding child care, assistance with children's learning at home, family support in learning and study schedules at home. aspects of children's abilities who are still said to experience delays in the process of writing skills and discipline aspects of language skills in children who are still classified as having difficulties in reading and rarely having discussions with their families. The letter recognition aspect is said to be sufficient because children have started to recognize letters and numbers but are not yet very fluent in naming the letters of the alphabet because they often experience mistakes in pronouncing them.