PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUIPERMAINAN TRADISIONAL LONGGA LEKE DI TK NEGERI BORONG

Penulis

  • Maria Darfita Dawas Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Kata Kunci:

Anak Usia 5-6 Tahun, Longga Leke, Motorik Kasar

Abstrak

Penelitian ini didasarkan pada rendahnya capaian perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Negeri BORONG  dan minimnya penggunaan permainan tradisional longga leke dalam pembelajaran khususnya untuk menstimulasi kemampuan motorik kasar anak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menguraikan pemanfaatan permainan tradisional longga leke untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Negeri BORONG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I terdiri dari dua pertemuan dan siklus II terdiri dari dua pertemuan. Subyek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Negeri  BORONG  yang berjumlah 16 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes unjukujuk kerja, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis datanya yaitu data hasil observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya peningkatan terhadap keterampilan motorik kasar anak dari data pra tindakanpratidakan, siklus I dan siklus II. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah: 90% pada kategori BSH. Pada data pra tindakanpra tindakan anak yang berada pada kategori BSB dengan prosentase 18,75%, kategori BSH 37,5%, kategori MB 25% dan kategori BB 18,75%. Data hasil pada siklus I anak yang mencapai nilai ketuntasan belajar klasikal sejumlah 12 orang anak dengan kategori BSH dengan prosentase 75% sedangkan yang berada pada kategori BSB prosentase 0%, kategori MB sejumlah 4 orang anak dengan prosentase 25% dan kategori BB 0%. Data pada siklus II yang mencapai ketuntasan belajar klasikal sejumlah 15 orang anak berada pada kategori BSH dengan prosentase 93,75%, kategori BSB prosentase 0%, kategori MB sejumlah 1 orang anak dengan prosentase 6,25% dan kategori BB prosentase 0%. Berdasarkan hasil data pada pra tindakan diperoleh kategori BSH dengan prosentase 37,5%, sedangkan pada siklus I capaian perkembangan motorik kasar anak diperoleh data persentase 75% dengan kategori BSH dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75% pada kategori BSH. Dari hasil data capaian perkembangan anak pada pra tindakan dan siklus I perubahannya menjadi 37,5%, sedangkan pada siklus I dan siklus II perubahannya menjadi 18,75%. Kesimpulan dari penelitian ini menerangkan bahwa pemanfaatan permainan tradisional longga leke dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Negeri BORONG.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-29