MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG AMAN DAN YAMAN (STUDENT WELLBEING) MELALUI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR: SEBUAH STUDI LITERATUR
Kata Kunci:
Kesejahteraan Siswa, Pembelajaran Sosial Emosional, Lingkungan BelajarAbstrak
Lingkungan belajar yang aman dan nyaman (student wellbeing) merupakan faktor penting dalam meningkatkan kompetensi akademik siswa sekolah dasar. Pembelajaran sosial emosional (PSE) dapat berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta meningkatkan kompetensi akademik siswa.PSE adalah proses mengajarkan anak-anak keterampilan yang mereka butuhkan untuk memahami dan mengelola emosi mereka sendiri, membangun hubungan yang positif dengan orang lain, dan membuat keputusan yang sehat. PSE dapat meningkatkan kompetensi sosial dan emosional siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, meningkatkan sikap positif dan toleransi siswa, serta meningkatkan pencapaian akademik siswa.Murid yang memiliki kesejahteraan yang optimal memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mencapai prestasi akademik yang lebih tinggi, memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, mampu menghadapi stres dengan baik, dan terlibat dalam perilaku sosial yang lebih bertanggung jawab. PSE dapat membantu siswa untuk mengembangkan kesejahteraan mereka, sehingga mereka dapat belajar dan berkembang secara optimal.Sekolah dan guru dapat mendukung kesejahteraan siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kesadaran diri dan keterampilan sosial-emosional dalam kurikulum dan kegiatan di sekolah. Selain itu, sekolah juga dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi siswa dengan mengaktifkan kegiatan-kegiatan sosial di sekolah, seperti mentoring dan kegiatan-kegiatan yang mendorong kerjasama tim.Pembelajaran sosial emosional berbasis kesadaran penuh merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan belajar di sekolah yang mendorong tumbuhnya budi pekerti, selain aspek intelektual. Sekolah dan guru dapat mendukung kesejahteraan siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kesadaran diri dan keterampilan sosial-emosional dalam kurikulum dan kegiatan di sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi siswa.