PERAMALAN PRODUKSI TANAMAN BIOFARMAKA DI PROVINSI RIAU DENGAN METODE SARIMAX

Penulis

  • Siti Dahlia Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
  • Depriwana Rahmi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim

Kata Kunci:

Sarimax, Tanaman Biofarmaka, Peramalan

Abstrak

Bagi Masyarakat Indonesia Tumbuhan Biofarmaka tergolong hortikultura. Tumbuhan ini berguna sebagai kesehatan, obat serta kosmetik yang bisa dipakai melalui cakupan tumbuhan yang mencakup batang, daun, umbi (Rimpang), akar & buah. Adanya peramalan Tanaman tersebut sering kali digunakan oleh masyarakat untuk keperluan dalam kehidupan sehari-hari, maka di perlukan suatu peramalan untuk mengetahui hasil produksi tanaman biofarmaka tersebut. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  meramalakan hasil produksi tanaman biofarmaka di provinsi riau, pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan data bps produksi tanaman biofarmaka (kg), 2020-2022: Badan Pusat Statistik Provinsi riau dengan menggunakan Metode Sarimax. Hasilnya menunjukkan bahwa  perapan  Metode Sarimax ini  untuk  peramalan  hasil  produksi tanaman biofarmaka tahun  2023  tersebut  memiliki  akurasi  yang  baik  dengan nilai MAPE yang relative sebesar 84%. Oleh karena itu penerapan Metode Sarimax ini dapat direkomendasi untuk prediksi hasil panen padi di masa-masa yang akan mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk dapat menetukan nilai Mean Square Error (MSE), Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan nilai lainnya.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31