POTENSI EKSTRAK DAUN KIPAIT (TITHONIA DIVERSIFOLIA) SEBAGAI ANTIMIKROBA BAKTERI BACILLUS CEREUS

Penulis

  • Akehke Rezekine Meidea Naosis Universitas Negeri Medan
  • Angelica Natasya Elisabeth Nababan Universitas Negeri Medan
  • Mesya Minerva Dearni Saragih Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

B. Cereus, Kipait, Antibakteri, Fitokimia

Abstrak

Daya berkembang dan resistensi bakteri terhadap antimikroba terus berkembang secara signifikan sehingga menyebabkan kegagalan pengobatan. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui kandungan metabolit sekunder dan potensi daun kipait (Tithonia diversifolia) sebagai antibakteri terhadap Bacillus cereus. Metode yang digunakan adalah metode difusi kertas cakram Kirby Baurer menggunakan ekstrak kipait yang dilarutkan dengan etanol. Konsentrasi yang diuji adalah 20%, 25%, dan 30%. Berdasarkan uji fitokimia yang dilakukan, ekstrak daun kipait positif mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin. Pada penelitian ini, ditemukan aktivitas antibakteri pada konsentrasi 20%, 25%dan 30% berturut-turut memiliki zona hambat berdiameter 10,05 mm, 9,55 mm, dan 9,35 mm. Disimpulkan konsentrasi ekstrak daun kipait (Tithonia diversifolia) paling optimal sebagai antibakteri adalah 20% yang dikategorikan ke dalam kriteria resisten kuat.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-01