PEMADATAN BAHASA DALAM KUMPULAN PUISI BALADA ORANG – ORANG SENJA KARYA SOBIRIN ZAINI

Penulis

  • Sri Rahayu Universitas Islam Riau
  • Ice Apong Universitas Islam Riau
  • Ruri Salgita Universitas Islam Riau
  • Triya Anggraini Universitas Islam Riau
  • Widia Delima Sari Universitas Islam Riau
  • Meta Agustini Universitas Islam Riau
  • Nikmatul Wahyuti Universitas Islam Riau

Kata Kunci:

Pendekatan, Puisi

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan pemadatan bahasa menjadi alat utama untuk menggambarkan keadaan pikiran dan perasaan yang terkait dengan fase kehidupan yang melambangkan transisi, kedamaian, dan refleksi. Melalui pemadatan bahasa penyair dapat menyampaikan makna yang mendalam dengan kata – kata yang terpilih secara hati – hati, menciptakan nada dan suasana yang khas dalam puisi mereka. Pemadatan bahasa dalam puisi orang – orang senja ini mengcangkup penggunaan metafora, simbolisme, dan imaji yang kaya untuk merangkai gambaran yang kompleks tentang kehidupan, kehilangan, dan harapan.  Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis penggunaan pemadatan bahasa pada kumpulan puisi' Balada Orang – orang senja’ karya Sobirin Zaini dengan menggunakan teori Hermanj Waluyo. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kumpulan puisi balada orang – orang senja karya Sobirin Zaini. Metode deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik hermeneutik, dengan langkah - langkah analisis data: 1. Mengklasifikasikan data terkait berdasarkan masalah penelitian yaitu pemadatan bahasa.  2. Menganalisis data berdasarkan teori tentang pemadatan bahasa yang dikemukakan oleh Hermanj Waluyo.  Setelah dilakukan analisis data dapat diperoleh hasil penelitian dari 18 puisi balada orang – orang senja karya Sobirin Zaini dalam hasil penelitan ini menunjukkan bahwa terdapat 64 hasil pemadatan bahasa yang ada di dalamnya.

This research is motivated by the importance of using language to become the main tool to describe states of mind and feelings related to phases of life that symbolize transition, peace and reflection. Through condensing language, poets can convey deep meaning with carefully chosen words, creating a distinctive tone and atmosphere in their poetry. The compression of language in the poetry of these twilight people includes the use of rich metaphors, symbolism and imagery to weave complex images of life, loss and hope. The aim of this research is to analyze the use of language compression in the poetry collection 'Balada of Twilight People' by Sobirin Zaini using Hermanj Waluyo's theory. The data source in this research is a collection of ballad poems by Sobirin Zaini. The descriptive method uses a qualitative approach with data collection techniques, namely hermeneutic techniques, with data analysis steps: 1. Classifying related data based on the research problem, namely language compression. 2. Analyze data based on the theory of language compression put forward by Hermanj Waluyo. After data analysis, research results can be obtained from 18 ballad poems of twilight people by Sobirin Zaini. The results of this research show that there are 64 results of language compression contained in them.

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-31